Carita Galau #1

Malam ini terasa lebih sunyi dari sebelumnya. Ntah karena memang sudah tengah peuting, ntah karena jomblo, ripuh pokonamah......... :(





Ada secercah harapan yang kurasa kini hancur berkeping-keping bagai bubuk oreo. Beberapa hari kebelakang ada beberapa insiden yang membuat hati ini kecewa, dan sebuah pengorbanan yang tidak dianggap apa-apa. Oh syit kenapa bisa terjadi seperti ini ?

Aku selalu mengharapkan sebuah kebahagiaan yang akan aku jalani bulan depan, tapi entah kenapa sedikit demi sedikit harapan itu hilang. Atau memang mungkin Allah ingin memberikan sedikit ujian padaku bagaimana caranya menghargai sebuah perjuangan demi kemenangan yang akan didapatkan. Wallohualam, aku tidak tau apa skenario yang sebenarnya, tugasku disini hanya harus menjalani nya dengan sepenuh hati, ikhlas dan sabar menerima semua hal yang akan aku hadapi selanjutnya.

Sekarang, pukul 23.25 Malam, Senin 26 Maret 2018, aku masih nyileuk sendirian dengan penuh kekecewaan yang entah bagaimana aku ingin meluapkan nya. Ingin rasanya ku berteriak satarikna, tapi ini sudah larut malam dan akan membuat keributan antar tatangga. Mungkin ini saatnya aku harus kembali merasakan bagaimana kecewa atas sebuah harapan yang hilang begitu saja.

Sebenarnya ingin aku menangis, tapi sieun disebut lalaki lemah, letoy boy jeung sajaba na. Tapi da kumaha geuning:( . Ada salah satu quote yang membuatku tersadar bahwa berharap pada manusia itu hanya akan membuatmu sakit hati, hanya akan menimbulkan kekecewaan dan sebuah penyesalan yang tidak akan ada artinya lagi. Jadi sudahlah mulai dari sekarang jangan pernah berharap pada manusia, berharap lah kepada pencipta-Nya, berdoa dengan sepenuh hati, berikhtiar dengan sekuat tenaga. Inshaallah Allah akan berikan yang terbaik bagi kita. Asal sabar, asal ikhlas, tong epesmeer kalo kata orang sunda mah.

Terkadang memang untuk menjadi seorang juara, banyak rintangan yang akan kita hadapi, yang harus kita jalani dan harus kita lewati. Tidak ada sukses yang instan, *Mie sedap ge kudu dipasak heula siateh:( . Kita harus pintar menghargai sebuah proses, menghargai sebuah pengorbanan yang telah dilakukan. Tapi sebagian orang tidak ingin tahu apa yang terjadi sebenarnya. *Teu mikir pisan jelema kawas kitu teh. Takol tuman.

Sebenarnya banyak yang ingin aku sampaikan di BLOG ini, tapi sayang, gak ada yang sayang:( *naha jol kadinya ngetik teh euy:( . 
Karena ini sudah peuting pisan, dan aku ngantuk jadi harus segera sare bisi isukan USBN sare deui dikelas gara-gara sare na jam 12 peuting wae. Semoga bisa menghibur, semoga bisa menjadi pelajaran bagi pada silent reader yang cicing-cicing macaan blog ieu. Setidaknya ada sedikit pengalaman yang ingin ku bagikan agar tidak terjadi pada kalian gaes.

Selamat sare, semoga teu mimpi jeung gebetan atau mantan nya. Sakieu heula ueh nya, See U again di postingan salajeungna. :* Muahhhhhh *Cabok

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Suram #1

Problematika Cinta Masa SMA

Teuing naon, baca weh rame da:)